BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya berencana membangun jembatan yang menghubungkan Kelurahan Mungku Baru dan Kelurahan Bukit Sua di Kecamatan Rakumpit.
Kepala Bappedalitbang Palangka Raya, Fauzi Rahman mengatakan pihaknya telah mengusulkan dana alokasi khusus (DAK) kepada Kementerian PUPR melalui Balai Jalan dan Jembatan Provinsi Kalteng.
"Kami telah mengajukan usulan DAK untuk pembangunan jembatan gantung Sei Rakumpit. Jembatan ini akan memiliki panjang sekitar 50 meter. Jembatan ini akan menggunakan bahan yang kuat dan tahan lama," katanya, Senin, 22 Januari 2024.
Dia menjelaskan, pembangunan jembatan gantung ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat, karena selama ini mereka hanya bisa menyeberang sungai dengan menggunakan perahu atau rakit.
Hal ini sangat merepotkan dan berisiko, terutama saat musim hujan dan banjir. Selain itu, akses transportasi dan perekonomian di daerah tersebut juga terbatas dan tertinggal.
"Dengan adanya jembatan gantung ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah dan cepat beraktivitas, baik untuk keperluan pendidikan, kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Kami juga berharap jembatan ini dapat menjadi ikon baru Kota Palangka Raya yang menarik dan unik," tutur Fauzi.
--page
Fauzi menambahkan Pemko Palangka Raya telah melakukan survei lapangan dan konsultasi dengan masyarakat setempat terkait rencana pembangunan jembatan gantung ini.
Ia mengatakan, Pemko Palangka Raya juga akan menyusun dokumen studi kelayakan (FS) dan dokumen lingkungan (AMDAL/UKL-UPL) sebagai dasar untuk perencanaan, pengadaan, dan pelaksanaan pembangunan jembatan. (HENDRI/R)









