KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemkab Kapuas mengijutu Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi daerah dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) secara virtual melalui zoom meeting, Senin, 22 Januari 2024.

Rakor yang dilaksanakan secara virtual ini diikuti Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kapuas Salman, bertempat di Ruang Rapat Bupati Kapuas.

Salman seusai Rakor menyampaikan arahan-arahan dari Mendagri Tito Karnavian bahwa rakor inflasi itu diselenggarakan rutin setiap minggunya yang bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan inflasi di dunia, nasional hingga daerah. 

"Selain itu, juga untuk memastikan perkembangan inflasi di dalam negeri agar bisa terus terjaga dengan baik," katanya.

Dalam Rakor ini Mendagri juga menyampaikan pengendalian inflasi di minggu ketiga Januari ini lebih difokuskan kepada kenaikan harga dan mengantisipasinya.

“Kita fokus pada kenaikan harga serta mengantisipasinya dan juga meminta agar perencanaan untuk program pengendalian inflasi direncanakan dengan segera mungkin, karena sesuai evaluasi pengendalian inflasi tahun 2023 sudah diketahui apa saja kendalanya, sehingga dapat segera di atasi,” ucapnya.

Seusai mendengar beberapa paparan dari narasumber, ia menyimpulkan bahwa di minggu ketiga bulan Januari ini ada beberapa penyebab inflasi yaitu dipengaruhi oleh daging ayam ras, jagung, beras, bawang putih, bawang merah dan cabai.

--page

“Untuk itu saya minta agar segera melakukan pemantauan harga serta stok, menjaga pasokan bahan pokok, pembagian bibit cabai, melaksanakan pasar murah dan memberikan bantuan sosial bagi daerah yang terjadi inflasi,” pintanya. (DODI/R)