PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Lian Andriani, menginformasikan bahwa tinggi gelombang di perairan selatan Kalimantan Tengah (Kalteng) diperkirakan berkisar antara 0.5 hingga 2.0 meter selama pekan ini.

Kondisi ini menunjukkan bahwa gelombang di wilayah tersebut tergolong rendah hingga sedang. Lian Andriani menjelaskan, tinggi gelombang dapat dipengaruhi oleh angin dan tekanan udara. 

“Angin yang bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 5 hingga 20 knot menyebabkan gelombang di perairan selatan Kalteng tidak terlalu tinggi,” ujarnya, Senin, 22 Januari 2024.

Selain itu, tekanan udara di wilayah tersebut juga relatif stabil, yakni sekitar 1010 hingga 1012 milibar. Menurutnya tekanan udara yang stabil juga berpengaruh terhadap tinggi gelombang. Semakin tinggi tekanan udara, semakin rendah gelombang.

Lian Andriani mengimbau para nelayan dan pengguna laut lainnya untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan informasi cuaca sebelum beraktivitas di laut. 

--page

“Meskipun gelombang tidak terlalu tinggi, tetapi ada kemungkinan terjadi perubahan cuaca yang tidak terduga. Oleh karena itu, kami sarankan untuk selalu mengikuti perkembangan cuaca melalui media sosial atau website BMKG,” pungkasnya. (PATHUR/Y)