SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyebut pembangunan infrastruktur dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kami sampaikan hasil kegiatan reses dan program prioritas yang menjadi aspirasi masyarakat yang pertama tentang infrastruktur jalan, jembatan dan drainase," kata Anggota DPRD Kotim Dapil II Maruddin saat menyampaikan hasil reses Dewan di Kecamatan Baamang dan Seranau, Senin, 22 Januari 2024.

Lanjutnya, akhir-akhir ini di Kota Sampit terjadi genangan hingga banjir setelah hujan mengguyur dengan durasi lama. Warga di daerah Pemuda hingga wilayah Kecamatan Baamang mengeluh karena air merendam perumahan tak kunjung surut.

"Mengapa ini perlu menjadi perhatian utama, karena dampak pembangunan infrastruktur bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Tidak kalah penting dan prioritas adalah sarana pendidikan, kesehatan, pertanian dan tempat ibadah. Sejumlah fasilitas penunjang sarana prasarana di kecamatan, kelurahan dan desa yang juga perlu diperhatikan agar lebih baik dalam melakukan pelayanan masyarakat.

--page

Kehadiran pemerintah daerah juga sangat diharapkan dalam meningkatkan pelaku UMKM, khususnya dalam hal pemasaran. 

"Melalui reses ini, masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan mulai dari perencanaan. Kami berharap reses bukan hanya formalitas," tandasnya.  (DEWI P/Y)