BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bunda Literasi Kabupaten Kapuas, Agustina Erlin Hardi mengatakan, dengan terus ditingkatkannya peran bunda literasi kecamatan, diharapkan dapat menyukseskan program gemar membaca di lingkungan keluarga.
Hal itu dia sampaikan seusai mengukuhkan istri-istri camat maupun camat yang perempuan sebagai Bunda Literasi Kecamatan se-kabupaten, bertempat di Aula Rujab Bupati Kapuas, Senin, 22 Januari 2024.
"Tingkatkan peran bunda literasi untuk menyukseskan program menumbuh kembangkan kegemaran membaca di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat," kata Agustina.
Dia menuturkan, peran ibu sebagai perpustakaan pertama bagi anak-anak sangat strategis dalam mendorong pengembangan kegemaran membaca anak.
"Selain itu, keluarga merupakan suatu miniatur pendidikan utama dalam menstimulus pola perkembangan anak, baik dari aspek intelektual, emosional maupun spiritual," ucapnya.
--page
Seorang ibu, lanjut dia, adalah pendidik utama dan pertama dalam keluarga. Tumbuh kembang anak dalam menjalani proses belajar sangatlah penting dikenalkan kemampuan literasi.
"Artinya, ibu memberikan asupan informasi bagi otak dan hati. Dengan demikian sudah sepatutnya di setiap keluarga disediakan wadah sumber informasi yaitu perpustakaan keluarga. Di sinilah peran dari bunda literasi," tuturnya.
Selain itu, dia juga menyampaikan penegasan untuk menjadi perhatian, di antaranya tingkatkan sinergi, inovasi dan implementasi yang adaptif dengan teknologi dan informatika guna mempercepat bangkitnya Kabupaten Kapuas.
"Juga kelola arsip untuk menyelamatkan bangsa dan layanan perpustakaan yang bertransformasi berbasis inklusi sosial agar mensejahterakan masyarakat," pungkasnya. (DODI/Y)









