PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Kelompok Kerja Madrasah - Madrasah Ibtidaiyah atau KKM-MI Kota Palangka Raya, H Rahmani dalam rapat membahas persiapan Asesmen Madrasah atau AM siswa kelas VI Tahun 2024 mengingatkan bahwa AM tidak hanya tertulis, tetapi juga ada praktik.

"Saya mengingatkan bahwa AM tidak hanya tertulis, tetapi juga ada praktik yang meliputi praktik Bahasa Indonesia, IPA, PJOK, SBDP, Al-Qur’an Hadist, Bahasa Arab, Fiqih, dan Bahasa Inggris, yang rentang pelaksanaannya dari tanggal 26--28 Februari 2024," kata Rahmani dalam keterangan resminya pada Senin, 22 Januari 2024.

Selain membahas masalah intern madrasah, materi rapat juga diisi oleh Kasi Pendidikan Madrasah dan Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Palangka Raya.

Sementara itu, Suryanto mewakili Kasi Pendidikan Madrasah mengingatkan pentingnya data pada Emis, EDM dan Erkam. Oleh karenanya selesaikan data tersebut dengan baik dan benar, karena hal ini terkait dengan besaran dana BOS yang diterima.

"Dalam kebijakan terbaru bagi guru penerima tunjangan sertifikasi wajib mengikuti diklat minimal 20 jam per semester," ucap Suryanto.

Sedangkan pengawas madrasah, H Rumaidi menekankan pentingnya penyelesaian data di Simpatika. Karena kalau data simpatika pada madrasah bermasalah, maka kami juga ikut bermasalah, sehingga pembayaran tunjangan sertifikasi jadi tertunda, katanya.

--page

"Penambahan tenaga pendidik dan kependidikan serta kepala madrasah di simpatika harus diperhatikan syarat dan ketentuannya. Agar ketika pertanggungjawaban terkait penggunaan dana BOS tidak terkendala," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/H)