PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Keseluruhan komoditas ekspor Kalimantan Tengah pada November 2023 merupakan produk non migas.

"Seluruh komoditas ekspor Kalteng pada November 2023 merupakan produk non migas dengan nilai mencapai US$357,31 juta atau mengalami peningkatan sebesar 5,83 persen dibanding Oktober 2023 yakni US$337,64 juta," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Selasa, 23 Januari 2024.

Total volume ekspor Kalimantan Tengah pada November 2023 juga menurut Eko mengalami peningkatan sebesar 38,99 persen dibanding Oktober 2023.

"Nilai ekspor hasil tambang memiliki kontribusi paling besar yakni 81,13 persen terhadap total nilai ekspor Kalimantan Tengah pada November 2023," katanya.

Jika dibandingkan dengan Oktober 2023, lanjut Eko, ekspor hasil tambang mengalami peningkatan senilai US$71,02 juta atau 32,45 persen. 

--page

"Komoditas utama ekspor hasil tambang selama November 2023 diantaranya batu bara, bijih zirconium, nobium, dan tantalum serta lignit," tuturnya.

Sementara itu, katanya lagi, nilai ekspor hasil industri pengolahan Kalimantan Tengah pada November 2023 mencapai US$65,12 juta dan memberi kontribusi sebesar 18,23 persen terhadap total nilai ekspor.

"Apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya, ekspor hasil industri mengalami penurunan senilai US$52,49 juta atau 44,63 persen," jelas Eko.

Komoditas utama ekspor hasil industri pengolahan, lanjut Eko, diantaranya minyak kelapa sawit, perhiasan dan barang berharga, kayu olahan, bungkil dan residu serta karet remah.

"Secara kumulatif, nilai ekspor Kalimantan Tengah mengalami penurunan sebesar 16,86 persen, dari US$5.341,25 juta pada Januari-November 2022 menjadi US$4.440,93 juta pada Januari-November 2023," bebernya.

--page

Komoditas utama ekspor Kalimantan Tengah tahun 2023 secara kumulatif menurutnya hampir sama dengan tahun 2022, yaitu batu bara, minyak kelapa sawit, dan bijih zirconium.(TESTI PRISCILLA/H)