BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Ahmad Yantenglie menyebutkan, gotong royong berperan vital dalam tercapainya pembangunan daerah yang terlaksana dengan baik sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Penegasan itu dilontarkan oleh Ahmad Yantenglie dalam arahannya pada acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke 13, Hari Kesatuan Gerak PKK ke 44 dan Hari Keluarga Nasional ke 23 Tingkat Kabupaten Katingan, di Desa Telaga, Kecamatan Kamipang,  Selasa (10/5/2016) pagi.

"Kenapa kegiatan gotong royong ini selalau rutin kita canangkan? Karena untuk menjaga budaya gotong royong yang menjadi ciri khas Indonesia tetap lestari. Apalagi saat ini budaya gotong royong mulai luntur akibat kemajuan jaman, kalau gotong royong luntur maka akan terjadi perpecahan antara masyarakat yang dapat menghambat pembangunan daerah," kata Ahmad Yantenglie.

Kesuksesan gotong royong, ujar bupati, harus  dimulai dari lingkungan keluarga. Di sisi lain, pemerintah desa harus memerankan berbagai lembaga kemasyarakatan sebagai mitra dalam upaya membangun masyarakat desa. ‎

"Saya yakin keluarga cerdas sehat dan terbuka tidak akan tercapai kalau tidak ada kegotong royongan, contohnya kalau gurunya idak benar mustahil anak bisa cerdas. Harus ada kerjasama yang baik. Dengan momentum ini mari renungkan kembali meningkatkan kebersamaan kegotongroyongan agar pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik," cetusnya.

Di sisi lain, bupati juga menyinggung yang  era globalisasi saat ini yang sangat membutuhkan kecerdasan masyarakat untuk menyaring informasi yang masuk. Pasalnya, seluruh informasi yang berkembang tidak dapat dihindarkan oleh masyarakat. Sehingga masyarakat harus cerdas menyaring informasi itu agar bisa bermanfaat dengan baik.

"Zaman moderen saat ini banyak orang hanya bisa jadi provokator, memecah belah, membuat informasi dengan kepentingan tertentu yang merugikan kepentingan masyarakat. Masyarakat harus pintar menyaring informasi-informasi seperti ini," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama,‎ Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Katingan Kabul Mustiman melaporkan, ‎kegiatan BBGRM bertujuan untuk melestarikan nila gotong royong dan meningkatkan komitmen semua pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menanamkan nilai kemandirian keluarga.‎

Kabul menyebutkan, kegiatan yang dilaksanakan dalam pencanangan BBGRM kali ini yakni pelayanan pekan panutan PBB-P2, pasar murah, sosialisasi bahayan narkoba, sunatan massal, adminitrasi kependudukan dan vaksinisasi rabies.

"Kegiatan lainnya juga adalah pendampingan penyusunan APBDes oleh Inspektorat, penyuluhan hukum terpadu, sosialisasi cara menanam jahe, singkong dan bawang merah serta pemberian bantuan stimulan," pungkasnya. (HAIRUL SALEH/m)