BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melibatkan sebanyak 359 siswa dalam program Pelindungan Bahasa dan Sastra Daerah sepanjang tahun 2023.
Hal ini dikatakan Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng, Muhammad Muis saat menyelenggarakan taklimat media di Kafe Mamink Kitchen kemarin dengan dihadiri oleh sejumlah awak media untuk membahas dan membagikan pencapaian serta produk Balai Bahasa sepanjang 2023.
"Melibatkan 359 siswa dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, memberikan kontribusi signifikan dalam pelestarian bahasa dan sastra daerah," kata Muis pada Senin, 22 Januari 2024.
Selain itu beberapa capaian yang diumumkan pada taklimat media ini antara lain bahwa Balai Bahasa berhasil membina dan didampingi 22 komunitas literasi, menjadi wadah yang produktif untuk meningkatkan minat baca di masyarakat.
"Kemudian Sebanyak 1.903 penutur bahasa berhasil terbina, menunjukkan komitmen Balai Bahasa dalam menjaga keberagaman bahasa di Kalimantan Tengah," katanya.
Selain itu dukungan terhadap penggunaan bahasa diperluas melalui binaan terhadap 47 lembaga, memperkuat identitas dan keberlanjutan bahasa.
"Kemudian juga 1.733 orang, dari berbagai lapisan profesi, turut serta dalam Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI, menciptakan literasi bahasa yang lebih luas dan mendalam," tuturnya lagi.(TESTI PRISCILLA/R)









