BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Duwel Rawing menyoroti masih banyak wilayah di Kalteng yang tak memiliki akses darat memadai yakni jalan dan jembatan.
Masyarakat yang tinggal di wilayah tidak memiliki akses darat ini harus melalui jalur sungai jika hendak bepergian ke wilayah lain dan hal ini tentu sangat memprihatinkan.
"Ketika pada musim kemarau, masyarakat yang tinggal di wilayah itu kesulitan untuk bepergian, karena air sungai kering dan tidak dapat dilalui perahu," ucapnya, Selasa, 23 Januari 2024.
Duwel mengungkapkan, hal itulah yang dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Pegatan dan Mendawai, Kabupaten Katingan sampai dengan sekarang ini.
Kedua wilayah di Katingan tersebut sampai sekarang belum memiliki kases darat, sehingga untuk bepergian masyarakat harus menggunakan perahu mesin melalui jalur sungai.
--page
Oleh karena itu, perhatian pemda baik provinsi maupun kabupaten Katingan sangat diharapkan untuk mengambil langkah atau solusi membuka akses darat untuk kedua wilayah ini, begitu juga dengan wilayah lainnya yang terisolasi.
"Jika tidak segera dipikirkan maka wilayah itu akan terus terisolasi. Akses darat ini penting agar aktivitas masyarakat bisa berjalan lancar. Sangat diharapkan bisa menjadi perhatian pemda," tandasnya. (DONNY D/j)









