PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya  - Banjir yang disebabkan oleh luapan air Sungai Kahayan masih mengancam sejumlah wilayah kelurahan yang berada di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Berdasarkan laporan pemantauan debit air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya, dua kelurahan yang berada di bantaran sungai tersebut masih dalam kondisi waspada.

Kelurahan Petuk Katimpun dan Kelurahan Bukit Tunggal merupakan dua kelurahan yang terdampak banjir luapan Sungai Kahayan. Di Kelurahan Petuk Katimpun, debit air mencapai 75 senitmeter di bawah badan jalan di lokasi pantau Dermaga. 

"Sedangkan di titik jalan terendah, debit air sejajar dengan badan jalan. Di Kelurahan Bukit Tunggal, debit air mencapai 30 sentimeter di bawah badan jalan di lokasi pantau Jalan Danau Rangas Ujung," kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya Hendrikus Satriya Budi, Rabu, 24 Januari 2024.

Meski belum ada korban jiwa akibat banjir, namun BPBD Palangka Raya tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga akan adanya kemungkinan kenaikan debit air secara mendadak.

"Aktivitas masyarakat di kedua kelurahan tersebut masih berlangsung normal, namun BPBD Palangka Raya telah menyiapkan langkah-langkah evakuasi jika debit air terus meningkat," pungkasnya. (PATHUR/R)