BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran akan membentuk satgas untuk mengatasi kegelisahan investor yang menanamkan modal di bumi tambun bungai.
Tim satuan tugas berfungsi memberikan perlindungan terhadap dunia investasi, monitor kinerja investor yang memiliki tugas dalam menjalankan kewajiban memenuhi kesejahteraan masyarakat, dan membantu pemerintah dalam memerangi kemiskinan.
Selain itu, ia juga menekankan agar terpenuhinya kewajiban perusahaan atas tanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.
"Karena mereka pengusaha ini para investor datang dan membawa duit yang besar di Kalteng bidang perkebunan pertambangan, HPH, HPI. Mereka merasa bahwa ada kegelisahan di kalangan pengusaha baik sosial, regulasi yang dibuat oleh pemerintah," katanya, Rabu, 24 Januari 2024.
Menurut Sugianto, realitas yang terjadi di lapangan adalah datangnya investor di Kalteng, baik itu pertambangan, perkebunan, hingga perhutanan, masih menunjukkan adanya masyarakat Kalteng yang miskin.
--page
“Maka kami sampaikan juga, bagaimana sarana sekolah baik SD, SMP, hingga SMA, dan perguruan tinggi di Kalteng kondisinya, terkait dengan ada beberapa yang kurang memadai itu kami sampaikan,” sebutnya.
Usaha memerangi kemiskinan, diantaranya pelibatan masyarakat dalam pengelolaan kebun kemitraan atau plasma sehingga dapat keluar dari jeratan kemiskinan. (MARINI/j)









