BORNEONEWS, Palangka Raya - Manajer Tim Kalteng Putra, Sigit Widodo melaporkan para pemain Kalteng Putra ke Polda Kalteng. Sigit melalui kuasa hukumnya, Jeffriko Seran mengatakan bahwa pihaknya melaporkan 23 pemain Kalteng Putra.
"Hari ini kita melaporkan para pemain yang memposting surat pernyataan di instagram yang dimana captionnya itu menggiring opini publik bahwa manajemen Kalteng Putra tidak membayar gaji pemain selama dua bulan, padahal kenyataan tidak," ungkapnya di Polda Kalteng, Kamis malam, 24 Januari 2024.
Ia menilai, seharusnya, permasalahan itu tidak perlu langsung diposting ke media sosial dan akhirnya menyebabkan kegaduhan publik dan pembullyan Kalteng Putra.
Jeffriko berpandangan, seharusnya, ada penyelesaian secara perdata jika para pemain merasa dirugikan. Dia menjelaskan, keterlambatan tersebut sebenarnya hanya 15 hari. Namun demikian, menurut Jeffriko, caption tulisan para pemain tertulis 2 bulan.
"Dari hal seperti itu, kita sebagai manajemen Kalteng Putra merasa dirugikan dan ini adalah salah satu tahun politik, itu yang kita jaga. Karena bola tidak ada kepentingan politik, itu yang kita jaga. Makanya, bentuk dari klarifikasi kita bahwa postingan-postingan itu tidak benar adalah kita laporkan bahwa ini adalah pencemaran nama baik,” bebernya.
”Dan dasar hukumnya jelas, berdasarkan UU ITE Pasal 27a ayat 1 dengan ancaman 4 tahun kurungan dengan denda 750 juta," tegas Jefricho.
--page
Ia mengklaim, sudah mempunyai bukti bahwa manajemen sudah membayar gaji para pemain.
Seperti diketahui, sebelumnya, persoalan manajemen dan pemain Kalteng Putra mulai memanas usai pertandingan playoff degradasi melawan Persipura Jayapura di kandang 22 Januari 2024.
Pemain kompak melampiaskan kekecewaan kepada manajemen dengan mengunggah surat pernyataan terkait belum dibayanya gaji pemain.
Melalui suratnya, seluruh pemain meminta duduk bersama dengan CEO Kalteng Putra, Agustiar Sabran, berbicara tentang timnya sebelum pertandingan keempat melawan Persipura.
Kemudian, bila gaji dan bonus pemain tidak terbayarkan sebelum hari pertandingan pekan ke-4, maka pihaknya tidak akan melanjutkan permainan.
--page
Lalu, di poin terakhir, setelah pertandingan semua berjalan tuntas, para pemain meminta manajemen klub untuk menyelesaikan gaji sesuai yang ada di dalam kontrak sesuai termin.
Mereka menuliskan caption setelah mediasi dan dijanjikan pembayaran, tapi tidak ada itikad baik lanjutan, maka kami semua pemain tidak akan melanjutkan pertandingan ke 5 dan seterusnya.
Pemain Kalteng Putra Beni Okto, melalui akun resminya benioktovianto82 menegaskan, pemain berjuang dan rela berkorban untuk tim, sebagai tempat bernaung menghidupi keluarga.
Beni menampilkan semangat perjuangan pemain dengan menunjukan luka dan jahitan yang dialami pemain saat bertanding.
“Pembelaan dari manajemen yang membohongi publik 15 hari telat di bulan Januari tapi bulan Desember kita belum terima gaji,” tulisnya. (HERMAWAN DP/Y)









