BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pengurus Cabang atau Pengcab Kickboxing Indonesia (KBI) Kabupaten Barito Timur mengirim 4 Atlet untuk mengikuti Bajenta Kickboxing Sparring yang akan berlangsung di Kota Palangka Raya, Sabtu, 27 Januari 2024.
Para atlet dimaksud yaitu Alfi Saputra siswa SMA Negeri 1 Benua Lima dan Agustinus F Sesar siswa SMA Negeri 1 Tamiang Layang binaan Camp Upu Manuwu Kickboxing yang didampingi pelatih Roy Prihatenta dan Jhon. Kemudian Debora Samudra siswa SMKS Bethel Matarah dan Joan Marahatino binaan Maanyan Martial Art Kun-Te Sangar Jatang yang didampingi oleh Harisatriano dan Ketman sebagai pelatih.
Ketua Umum Pengcab KBI Barito Timur Anugerahnu menjelaskan, tujuan panitia penyelenggara menggelar Bajenta Kickboxing Sparring yaitu untuk memasyarakatkan olahraga kickboxing di Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus upaya mengembangkan karakter pemuda yang berprestasi, anti narkoba dan anti tawuran.
"Sedangkan kami dari Pengcab KBI Barito Timur sendiri mengikutsertakan para atlet muda pada even Bajenta Kickboxing Sparring ini sebagai upaya membina para anak muda yang berprestasi di olahraga kickboxing," ungkapnya di Tamiang Layang, Jumat, 26 Januari 2024.
Pria yang juga pelatih tinju amatir bersertifikat Pertina Kalimantan Tengah ini mengatakan, seni beladiri kickboxing merupakan salah satu teknik stand up fighting (tarung berdiri) yang handal untuk kebutuhan self defense (pertahanan diri).
--page
Sedangkan kegiatan latih tanding seni bela diri yang menggabungkan gerakan menendang dan meninju itu, lanjut Anugerahnu, merupakan yang pertama kali diadakan di Kalimantan Tengah.
"Semua kabupaten/kota di Kalimantan Tengah diundang namun hanya tiga yang sudah terbentuk Pengcab-nya, jadi hanya itu yang mengirim atlet yakni Kabupaten Kotawaringin Barat, Kota Palangka Raya dan Kabupaten Barito Timur," katanya.
Pria yang menjadi pionir atau perintis olahraga beladiri Mixed Martial Arts (MMA) di Barito Timur ini berharap dengan semangat para atlet mengikuti Bajenta Kickboxing Sparring, ada perhatian dari Pemkab Barito Timur terhadap pembinaan generasi muda atau pelajar yang ingin meningkatkan kemampuan olahraga beladiri khususnya kickboxing.
"Harapan terbesar saya ke depannya pemerintah daerah membangun sebuah tempat atau fasilitas latihan bersama bagi atlet atau penggemar olahraga beladiri seperti karate, kickboxing, tinju, pencak silat dan lain-lain," ucap Anugerahnu.
"Yang kita lihat di Barito Timur saat ini beberapa cabang olahraga lain seperti tenis, basket, voli, bulutangkis, bahkan menembak sudah tersedia di kompleks olahraga RTH Taman Nansarunai, tapi untuk olahraga beladiri, sampai sekarang tidak ada tempat khusus untuk latihan," tandas atlet balap sepeda MTB pada Porprov XII di sampit tahun 2023 ini. (BOLE MALO/H)









