BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Memberikan pengetahuan pencegahan dan penanganan terhadap terjadinya kebakaran sangatlah penting mulai dari lingkungan masyarakat, keluarga, hingga sekolah.
Seperti yang dilakukan oleh Markas Komando Pemadam Kebakaran (Mako Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang menyambut hangat kunjungan dari anak-anak TK Kasih Anak Bangsa Raja Sebrang Kecamatan Arut Selatan.
Pada Kamis, 24 Januari 2024, Damkar Kobar memberikan sosialisasi pencegahan, apa saja bahaya kebakaran, dan pengenalan tugas dari pemadam kebakaran kepada 20 anak-anak bersama orang tua murid serta guru pendamping.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melalui Kepala Bidang Pencegahan, Zulhadi mengatakan, memberikan pemahaman akan bahaya kebakaran tentu sangat baik diberikan mulai usia sejak dini.
"Saat usia dini inilah kita harus kenalkan kepada anak-anak tentang perlunya kewaspadaan dini setiap saat, terutama kewaspadaan terhadap musibah kebakaran," ucapnya.
--page
“Sehingga apabila terjadi kebakaran kita tau apa yang harus kita lakukan sembari menunggu petugas damkar tiba,” tambah Zulhadi.
Kemudian, Komandan Regu II Damkar, Eko Waluyo sebagai pemateri menyampaikan kunjungan tersebut anak-anak diperkenalkan fungsi dan tugas pemadam kebakaran, alat-alat pemadam kebakaran mulai dari Alat Pelindung Diri (APD), noozle, selang, dan alat lainnya.
"Anak-anak praktik langsung, kami mengajarkan bagaimana menggunakan alat-alat pemadam kebakaran untuk memadamkan api, sehingga anak-anak juga bisa mengenal lebih dekat lagi baik tugas maupun dan fungsi Pemadam Kebakaran," ujarnya.
Terlihat anak-anak TK Kasih Anak Bangsa Raja Sebrang sangat antusias sekali mendengarkan petugas pemadam kebakaran mengajarkan bagaimana cara memadamkan api.
Zulhadi berharap, dengan adanya kunjungan tersebut, anak-anak dapat memahami akan bahaya api dan mengetahui apa yang harus dilakukan jika terjadinya musibah kebakaran.
“Selain itu bisa juga menjadi contoh bagi TK lain untuk membawa anak-anak peserta didiknya berkunjung ke Markas Komando Damkar Kobar guna belajar dan bermain bersama cara-cara penanggulangan kebakaran,” harapnya. (NURITA/j)









