BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksanaan kurikulum Muatan Lokal atau Mulok di sekolah-sekolah Kalimantan Tengah disebut dapat dibantu dengan pengayaan oleh Balai Bahasa.
"Sebenarnya untuk Mulok itu lebih kepada kebijakan sekolah, jadi kita di Balai Bahasa tidak secara masif terlibat dengan hal ini," kata Kasubbag Umum Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, R Hery Budhiono pada Sabtu, 27 Januari 2024.
Menurut Hery, saat ini hanya ada beberapa sekolah yang menerapkan kurikulum Mulok di Kalteng.
"Sekolah yang menerapkan kurikulum Mulok ini ada di Barito Selatan, Katingan, Barito Utara dan beberapa Minggu lalu kami dikabari bahwa di Pulang Pisau juga siap mengimplementasikan kurikulum Mulok," tutur Hery lagi.
Hery menjelaskan bahwa memang perihal kurikulum Mulok ini bukan merupakan tugas dan fungsi atau tupoksi dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.
--page
"Bukan tupoksi Balai Bahasa memang, tapi pengayaannya kami siap membantu seperti mungkin penyediaan kamus dan sebagainya," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/Y)









