BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Indonesia Peduli merupakan agenda rutin tiga bulanan Bank Indonesia, tak terkecuali BI Perwakilan Kalimantan Tengah. Selama setahun ada empat kali kegiatan ini dilakukan yaitu dengan aksi donor darah.

"Itu rutin, tiap tiga bulan sekali jadi satu tahun bisa sampai kali. Yang hari ini pertama kalinya ti tahun 2016, triwulan pertama. Karena kemarin-kemarin banyak kegiatan jadi baru hari ini bisa dilaksanakan," Kepala Perwakilan BI Kalteng Muhamad Nur usai mendonorkan darahnya, Rabu (11/5/2016).

Kali ini, lanjutnya, BI Kalteng menargetkan 130 peserta dalam kegiatan kepedulian berbagi sesama ini.

"Kebutuhan darah atau stok PMI sangat kurang. Syukur-syukur dengan bantuan kita ini, kalau tiga kali saja setahun kan sudah 400an kantong darah. Kalau stok PMI berlebih bisa didrop ke daerah lain, tidak hanya di Palangka Raya namun untuk seluruh Kalteng," harap Nur.

Peserta kegiatan yang telah dilakukan mulai 2012 ini adalah dunia perbankan, keluarga besar BI, dan mitra kerja BI

Sementara itu Nova, Koordinator Pelaksanaan Aksi Donor Darah dari PMI mengatakan hingga saat ini masyarakat masih susah memahami pentingnya mendonorkan darah. Makanya, ketika BI Kalteng mengagendakan aksi donor darah secara rutin pihaknya merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dari di PMI.

"Masyarakat menyadari kurang menyadari bahwa mendonorkan darah bukan hanya membantu orang lain tapi juga diri sendiri karena melalui donor darah akan ada pergantian darah serta kita akan tahu penyakit apa saja yang sedang diidap karena kita melakukan cek kesehatan sebelum mendonor," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA)