BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran menilai penting dilakukan pengawasan dalam pelaksanaan anggaran.
Pengawasan bisa dilakukan baik dari Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH).
"Kita terus lakukan perbaikan, kita apit dari teman-teman Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan(BPKP) dan surati juga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," sebut Sugianto saat rangkaian kick off pengadaan barang dan jasa di Aula Jayang Tingang, Senin, 29 Januari 2024.
Sugianto menilai dengan pengawasan yang dilakukan nantinya tidak akan ada masalah dalam pelaksanaan anggaran, selain itu kualitas pembangunan juga akan terjaga dengan baik.
Ia mengungkapkan kick off rutin dilaksanakan setiap tahunnya sesuai dengan kegiatan yang dilakukan di wilayah provinsi dan kabupaten kota.
--page
Sugianto menyampaikan total anggaran pada tahun 2024 ada sekitar Rp30 triliun lebih dan naik jika dibandingkan dengan anggaran 2023.
Ia menjelaskan APBD Provinsi Kalteng mencapai kisaran Rp8.7 triliun sedangkan di kabupaten dan kota memiliki uang anggaran sekitar Rp22 triliun. (HERMAWAN DP/H)









