BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mencatat deflasi sebesar 0,60 persen pada pekan keempat Januari 2024.
“IPH tertinggi kita berada di Kabupaten Murung Raya,” sebut Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko usai mengikuti rakor pengendalian inflasi bersama Menteri Dalam Negeri secara virtual, Senin, 29 Januari 2024.
Ia menjelaskan komoditas yang mengalami kenaikan harga ada daging ayam ras, cabai merah, dan bawang merah.
“Salah satu penyebabnya karena di sana sedang banjir, sehingga distribusi barang dan jasa terganggu,” jelasnya.
Sebagai informasi, seperti dikutip dari laman resmi kementerian keuangan deflasi merupakan fenomena penurunan harga yang ada di dalam suatu wilayah.
--page
Deflasi terjadi karena kekurangan jumlah uang beredar yang menyebabkan daya beli masyarakat menjadi turun. (HERMAWAN DP/j)









