PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko menilai kondisi banjir di Kalteng bisa ikut mempengaruhi inflasi.

Banjir dapat mengganggu jalur distribusi barang dan jasa karena tergenang air. Seperti kondisi jalan penghubung kabupaten, seperti Barito Utara ke Murung Raya, Gunung Mas ke Murung Raya.

Terganggunya jalur distribusi rawan menyebabkan barang terlambat datang ke tempat yang dituju hingga menyebabkan kelangkaan.

“Indeks perkembangan harga tertinggi di Kalteng berada di Murung Raya 2,04 persen dengan komoditasnya daging ayam ras, cabai merah dan bawang merah,” sebut Yuas dalam keterangannya, Senin, 29 Januari 2024.

Sedangkan inflasi Kalteng pada pekan ke 4 Januari tercatat -0,60 Kalteng, dengan catatan inflasi gabungan secara nasional masih rendah diangka 2,64 persen.

--page

Ia menegaskan stok beras masih aman dan kebutuhan lainnya di pasar masih cukup. Kemudian ada beberapa komoditas yang harganya berfluktuasi seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit cabai merah, telur ayam ras dan daging ayam ras. (HERMAWAN DP/Y)