PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Muis mengatakan, pada 2023 lalu pihaknya telah melaksanakan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi di 3 Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah.

"Pada tahun 2023 lalu kami telah melaksanakan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi di 3 Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah, yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Barito Selatan, dan Kabupaten Kotawaringin Barat," kata Muis pada Selasa, 30 Januari 2024.

Hal ini disampaikan Muis saat memberi sambutan dalam kegiatan Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Pakar dalam Implementasi Model Pelindungan Bahasa Daerah pada Selasa, 30 Januari 2024 di Swissbell Hotel Danum.

"Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Nantinya, para pemenang akan mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta, rencananya pada bulan Mei mendatang. Oleh karena itu, kita harus mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik," pinta Muis.

Keberadaan bahasa-bahasa daerah di Indonesia yang memprihatinkan, kata Muis, menjadi salah satu landasan diselenggarakannya program ini.

--page

"Di Kalimantan Tengah sendiri, ada delapan bahasa yang telah direvitalisasi pada tahun 2023 lalu, yaitu bahasa Dayak Ngaju, Dayak Maanyan, OT Danum, Dayak Bakumpai, Dayak Katingan, Dayak Siang, Sampit, dan Melayu Dialek Kotawaringin. Revitalisasi delapan bahasa ini akan terus berlanjut di tahun 2024," bebernya lagi.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Nuryakin yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia atau KSDM, Suhaemi. Selain itu kegiatan juga dihadiri Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra secara virtual.

Hadir pula para sekretaris daerah dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani.

Hadir pula para kepala dinas pendidikan atau yang mewakili dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah, lara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata atau yang mewakili dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah, para pegiat bahasa dan sastra, serta Kasubbag Umum Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.(TESTI PRISCILLA/H)