PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia atau KSDM, Suhaemi mengatakan bahwa Kalimantan Tengah memiliki 31 bahasa daerah dan ratusan dialek.

"Kalimantan Tengah memiliki 31 bahasa dan ratusan dialek dan subdialek," kata Suhaemi pada Selasa, 30 Januari 2024.

Hal ini disampaikan Suhaemi saat mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Nuryakin membuka Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Pakar dalam Implementasi Model Pelindungan Bahasa Daerah pada Selasa, 30 Januari 2024 di Swissbell Hotel Danum.

"Bahasa-bahasa itu dituturkan oleh sekitar 2,7 juta jiwa yang menghuni 13 kabupaten dan 1 kota. Benar-benar merupakan kekayaan budaya yang tidak ternilai," kata Suhaemi lagi.

Kekayaan budaya yang luar biasa dan tidak ternilai itu, lanjutnya, akan ditelan waktu jika tidak dikelola dan dipelihara dengan baik.

--page

"Kegiatan Rakor ini diharapkan menghasilkan formula terbaik dan kesepahaman yang produktif dalam hal pelindungan bahasa daerah di Kalimantan Tengah," bebernya.

Sementara itu Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis sebagai pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa keberadaan bahasa-bahasa daerah di Indonesia yang memprihatinkan menjadi salah satu landasan diselenggarakannya program ini.

"Pada tahun anggaran 2024 Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah akan kembali mengadakan Revitalisasi Bahasa Daerah," tuturnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra secara virtual. (TESTI PRISCILLA/H)