BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berkomitmen mendorong percepatan pembangunan daerah.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo mengatakan di Kalteng masih ada sekitar 143 desa tertinggal dan 704 desa berkembang.
“Kami bertekad fokus mendorong percepatan pembangunan daerah, terutama sektor infrastruktur untuk aksesibilitas, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian dalam arti luas,” ungkap Edy dalam keterangannya saat di Aula Eka Hapakat, Selasa, 30 Januari 2024.
Edy mengingatkan desa tertinggal biasanya identik dengan persoalan kemiskinan, stunting, pernikahan di bawah umur.
Selain itu dalam desa tertinggal memiliki kerentanan minimnya kesejahteraan masyarakat, khususnya akses bagi perempuan ibu dan anak.
“Upaya percepatan Pembangunan harus terus kita lakukan, khususnya meningkatkan status desa-desa yang masih tertinggal,” sebut Edy.
--page
Ia menekankan ada beberapa tantangan yang harus mampu dihadapi, antara lain rendahnya kualitas sumber daya manusia, terbatasnya akses dan sarana infrastruktur, serta keterjangkauan wilayah. (HERMAWAN DP/R)









