BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rangka meningkatkan sektor pertanian, Dinas Pertanian (Distan) Kotawaringin Barat (Kobar), memerlukan dukungan dan kerjasama semua pihak.
Kepala Distan Kobar Kris Budi Hastuti mengatakan, melihat potensi di Desa sangat menjanjikan, namun pertanian tidak bisa berkembang dengan sendirinya, perlu kerjasama baik dari pemerintah, para petani termasuk juga dunia usaha atau investor.
Dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas padi dan tanaman pangan lainnya, Pemerintah melalui Dinas Pertanian juga telah memberikan sejumlah bantuan, seperti proyek embung sebagai pendukung pengairan di Desa Palih Baru pada tahun 2019, kemudian, kegiatan optimalisasi lahan sawah. Untuk di Desa Palih Baru, potensinya adalah 25 Hektare.
"Pada tahun 2019, 2021 dan 2022, juga kita bantu alat mesin pertanian (Alsintan), salah satunya alat perontok padi, kemudian juga tahun berikutnya ada bantuan berupa pompa air, konversi BBM ke BBG sebanyak 32 paket," kata Kris Budi Hastuti, di sela kegiatan Peresmian Penggilingan Padi di Desa Palih Baru, pada Selasa, 30 Januari 2024.
Tidak hanya itu, bantuan berupa bibit padi, pengembangan sawah, herbisida dan lain sebagainya telah di suport ke Desa Palih Baru, salah satunya juga adalah gudang penggilingan padi dengan kemampuan 1 ton hingga 1,5 ton per jam yang sekarang diresmikan.
--page
"Produksi padi di desa Palih Baru ini, mencapai, 4,8 ton perhektarenya, berupa, Gabah Kering Giling (GKG) untuk penanaman manual. Sedangkan jika menggunakan alat tanam bantuan pemerintah, mencapai 6,5 ton GKG. Ada perbedaan cukup besar, maka harapan kita produksi akan semakin meningkat dengan adanya bantuan alat,"tutur Kris.
Kades Palih Baru, Imam Jamali, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinas Pertanian dan PJ Bupati yang telah memberikan suport dalam mendukung peningkatan produktivitas padi di Desanya.
"Semua wilayah sudah dipenuhi kebun sawit, maka tanaman padi harus terus di kuatkan, supaya tetap berimbang tidak hanya kebun saja yang berkembang pesat, karena padi atau beras ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar," pungkasnya. (DANANG/j)









