BORNEONEWS, Palangka Raya - Kegiatan revitalisasi bahasa daerah di Kalimantan Tengah akan kembali melibatkan 251 guru utama.
"Kita akan kembali melibatkan 251 guru utama untuk kegiatan revitalisasi bahasa daerah yang akan memberikan pelatihan kepada ratusan guru SD dan SLTP dan anggota komunitas di daerahnya masing-masing," kata Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis pada Selasa, 30 Januari 2024.
Hal ini disampaikan Muis saat menyampaikan laporan pada pembukaan Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Pakar dalam Implementasi Model Pelindungan Bahasa Daerah pada Selasa, 30 Januari 2024 di Swissbell Hotel Danum.
"Komunitas penutur dan para pemerhati bahasa daerah juga niscaya kami libatkan," kata Muis lagi.
Kabalai Bahasa Kalteng ini juga menyampaikan bahwa penerima manfaat langsung dari program ini ialah masyarakat penutur bahasa daerah di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
--page
"Kita semua dan anak cucu kita yang akan merasakan manfaat jangka panjang kegiatan ini," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)









