PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro mengatakan bahwa dari Survei Biaya Hidup atau SBH 2022 diperoleh jumlah komoditas yang lebih banyak dibandingkan dengan SBH 2018.

"Dari Survei Biaya Hidup atau SBH 2022 diperoleh jumlah komoditas yang lebih banyak dibandingkan dengan SBH 2018," kata Eko pada Selasa, 30 Januari 2024.

Hal ini disampaikan Eko Marsoro saat membuka Sosialisasi Hasil Survei Biaya Hidup atau SBH 2022 pada Selasa, 30 Januari 2024 di aula pertemuan kantor BPS Kalteng.

"Kemudian pada kota tertentu juga telah memperhitungkan harga konsumen yang ditawarkan pada platform digital atau e-commerce," bebernya.

Dari sisi diseminasi atau data yang dijadikan, lanjutnya, penggunaan SBH 2022 ini juga dapat menghasilkan angka inflasi provinsi.

--page

"Karena saat ini penghitungan inflasi tidak hanya memperhatikan inflasi perkotaan saja, tetapi sudah memasukkan inflasi perdesaan yang diwakili oleh 60 kabupaten baru dalam cakupan SBH 2022," bebernya lagi.(TESTI PRISCILLA/j)