PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Survei Biaya Hidup atau SBH 2022 dilaksanakan di 150 kabupaten/kota yang terdiri atas 90 kabupaten/kota cakupan sampel SBH 2018 serta 60 kabupaten tambahan.

"Untuk Kalimantan Tengah, SBH 2022 dilaksanakan di dua kota cakupan SBH 2018, yaitu Palangka Raya dan Sampit Kotawaringin Timur, dan dua kabupaten tambahan, yaitu Kapuas dan Sukamara," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro pada Rabu, 31 Januari 2024.

Survei ini, lanjut Eko, dilakukan dengan total sampel setahun sebanyak 560 blok sensus dengan total sampel rumah tangga sebanyak 5.600 rumah tangga.

"Adapun kriteria kabupaten/kota sampel SBH adalah terdapat pasar tradisional dan pasar modern, serta outlet atau toko yang beroperasi setiap harinya dengan waktu operasional yang jelas," tuturnya.

Kriteria lainnya, lanjut Eko Marsoro, ialah terdapat sarana pendidikan formal maupun informal seperti sekolah dari jenjang taman kanak-kanak, hingga perguruan tinggi, serta kursus-kursus lainnya.

--page

"Selain itu juga terdapat infrastruktur sarana penunjang kesehatan dan sektor ekonomi lainnya seperti rumah sakit, perbankan, showroom mobil, dealer motor dan sebagainya menjadi kriteria yang diharuskan," bebernya lagi. (TESTI PRISCILLA/H)