BORNEONEWS, Palangka Raya - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalteng mencatat realisasi pokok lelang Provinsi Kalteng pada 2023 mencapai Rp66,7 miliar.
Total tersebut terdiri dari capaian Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palangka Raya sekitar Rp37,6 miliar dan KPKNL Pangkalan Bun sekitar Rp29,1 miliar.
Dalam hal produktivitas lelang KPKNL Palangka Raya mencatatkan indeks capaian 101,46 persen, sedangkan KPKNL Pangkalan Bun mendapatkan indeks capaian sedikit lebih tinggi, diangka 104,55 persen.
DJPb Kalteng menyampaikan data merupakan dari hasil pengolahan dari data Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalselteng.
“Hasil Lelang menjadi sumber penerimaan negara dan memberikan efek domino (perputaran uang) bagi perekonomian,” sebut Kanwil DJPb Kalteng terkait produktivitas lelang dalam rilis resminya per Januari 2024.
--page
Terpantau telah dilaksanakan 1366 frekuensi lelang di wilayah Kalteng. Peningkatan produktivitas menunjukkan meningkatnya minat dan daya beli masyarakat untuk membeli barang melalui lelang. (HERMAWAN DP/j)









