PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalteng mengingatkan ada empat fokus dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024.

Dimulai dari fokus pertama terkait pengendalian inflasi, dilanjut penghapusan kemiskinan ekstrim, penurunan prevalensi stunting dan meningkatkan investasi.

“APBN 2024 telah disusun dengan asumsi indikator makro yang optimis namun tetap waspada terhadap dinamika yang akan terjadi,” sebut sebut Kanwil DJPb Kalteng terkait topik fokus dan arah kebijakan APBN dalam rilis resminya per Januari 2024.

Di sana dijabarkan arah kebijakan belanja negara di pemerintah pusat meliputi lima poin utama, yakni perbaikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Kemudian penuntasan infrastruktur prioritas, percepatan transformasi ekonomi hijau, reformasi birokrasi dan aparatur negara serta pelaksanaan Pemilu dan dukungan Pilkada.

--page

Sedangkan khusus untuk arah Transfer Ke Daerah (TKD) lebih tertuju sebagai pendukung penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) daerah terutama guru dan tenaga kesehatan.

Selanjutnya untuk peningkatan pelayanan publik di daerah, mendukung operasional sekolah, PAUD dan pendidikan kesetaraan, serta menangani kemiskinan ekstrem dan stunting. (HERMAWAN DP/j)