TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kabupaten Barito Timur mengusulkan pengadaan 3.074 Aparatur Sipil Negara atau ASN pada tahun 2024 yang terdiri Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Sebagaimana surat dari MenpanRB setiap instansi pemerintah, kementerian/lembaga  dan daerah diperintahkan untuk mengusulkan formasi baik itu PNS maupun PPPK. Formasi ini untuk mengisi kekosongan di tingkat kabupaten, kecamatan sampai kelurahan, sesuai dengan hasil pemetaan jabatan di masing-masing perangkat daerah," kata Kepala BKPSDM Barito Timur Jhon Wahyudi, Kamis, 1 Februari 2024

Jadi pengusulan tersebut didasarkan atas analisis jabatan dan analisis kebutuhan pegawai. "Dasar untuk penetapan atau pengusulan itu sudah ada semua dalam sistem KemenpanRB. Jadi di sistem itu terlihat posisi-posisi yang kosong di setiap perangkat daerah," terang Jhon Wahyudi.

Khusus untuk PPPK, Kepala BKPSDM menjelaskan, jumlah formasi yang diusulkan sesuai jumlah honorer serta jabatan atau tanggung jawabnya masing-masing saat ini.

"(PPPK) ini masih sebatas usulan, kita memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh pemerintah pusat, paling tidak kita menangkap arah kebijakan pemerintah pusat.

Daerah kalau tidak mengusulkan formasi untuk PPPK mungkin pada tahun 2025 sudah tidak ada lagi formasi, jadi mumpung ada kesempatan kita usulkan," terangnya.

Meski belum dapat memastikan kapan penerimaan mulai dibuka, namun Jhon Wahyudi mengingkatkan terutama peminat seleksi PNS atau CPNS agar mempersiapkan berkas yang dibutuhkan.

"Kalau yang PPPK data mereka kan sudah ada di BKN dan mungkin aturannya berbeda dari tahun sebelumnya. Khusus untuk CPNS pasti akan diadakan seleksi yang diawali dengan seleksi berkas," ungkapnya.

Karena itu, tambah Jhon Wahyudi, peminat CPNS harus mempersiapkan ijazah, jangan sampai sudah lulus tetapi masih menggunakan surat keterangan lulus. 

"Kemudian ada beberapa formasi yang memerlukan sertifikat keahlian itu harus dipersiapkan dari awal seperti tenaga kesehatan dan tenaga medis..Kemudian dalam pelaksanaan tes yang dipersiapkan juga dengan belajar karena nanti akan ada tes kompetensi dasar dan tes kompetensi bidang," imbuhnya.

--page

Sementara itu, Kabid Pengadaan Formasi, Mutasi, Pemberhentian, Pensiun, Informasi dan Data (PFMP2ID) BKPSDM Barito Timur Sapta Prasetyo menjelaskan, secara umum formasi ASN yang diusulkan adalah untuk jabatan penelaah teknis kebijakan, pengelola layanan operasional, pengadministrasi perkantoran, pengelola umum operasional dan pengawas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah ahli pertama.

"Total usulan ASN tahun 2024 ke KemenpanRB melalui aplikasi E-Formasi sejumlah 3.074, dengan rincian 552 CPNS dan 2.522 PPPK," paparnya. (BOLE MALO/R)