PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Daerah atau Sekda Provinsi Kalteng, H Nuryakin mengatakan bahwa mulai tahun 2024 ini inflasi Kalteng akan dipantau bukan hanya dari dua daerah lagi seperti sebelumnya, tetapi akan dipantau dari empat daerah.

"Mulai Januari 2024, kota/kabupaten yang dipantau oleh BPS dalam penghitungan inflasi di Provinsi Kalimantan Tengah bertambah menjadi empat wilayah," kata Nuryakin saat turut hadir dalam Rilis Berita Resmi Statistik pada Kamis, 1 Februari 2024.

Selain Kota Palangka Raya dan Sampit, seperti sebelumnya, lanjut Nuryakin, sekarang ditambah Kabupaten Kapuas dan Sukamara.

"Ini tentunya menjadi perhatian kita semua, terutama Pemerintah Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Sukamara untuk terus memantau dan menjaga harga-harga di wilayah masing-masing," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro membenarkan hal ini.

--page

"Kalau dulu kita menyebutkan inflasi gabungan di Kalteng karena hanya dua daerah yang kita pantau, nah sekarang kita bisa berani sebut bahwa ini adalah inflasi Kalteng karena sudah memantau 4 daerah," kata Eko. (TESTI PRISCILLA/j)