BORNEONEWS, Palangka Raya - Perkembangan Nilai Tukar Petani atau NTP Provinsi Kalimantan Tengah dalam data statistik disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro dalam rilis berita resmi statistik pada Kamis, 1 Februari 2024.
"Nilai Tukar Petani atau NTP gabungan Kalimantan Tengah selama Januari 2024 sebesar 121,24 atau turun 0,35 persen dibanding Desember 2023," kata Eko yang menyampaikan rilis bersama Sekda Provinsi Kalteng, H Nuryakin.
Eko menjelaskan, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian atau NTUP selama Januari 2024 mengalami kenaikan sebesar 0,39 persen dibanding Desember 2023, dari 123,72 menjadi 124,20.
"Sementara itu Indeks Konsumsi Rumah Tangga atau IKRT rumah tangga perdesaan naik 1,01 persen," tuturnya.
Eko Marsoro menjelaskan, NTP merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani atau It terhadap indeks harga yang dibayar petani atau Ib.
--page
"NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani kita di perdesaan," tuturnya.
NTP juga, lanjut Eko, menunjukkan daya tukar atau terms of trade dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. (TESTI PRISCILLA/Y)









