BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran mendorong kabupaten, kota, desa dan kelurahan dapat menghasilkan komoditas pangannya sendiri.
Dorongan ini agar setiap daerah tidak lagi bergantung pada daerah tetangga atau luar provinsi. Menurutnya, itu penting supaya kedepan, Kalteng mampu menjadi daerah penyokong pangan nasional.
"Kita mampu membentuk ketahanan pangan sendiri. Kita memiliki lahan yang masih luas. Kita bisa menjadi contoh provinsi pertama yang memiliki ketahanan pangan sendiri. Jangan terus bergantung pada daerah lain," tegasnya, Kamis, 1 Februari 2024.
Dia menuturkan, di wilayah pedesaan, dapat menyiapkan lahan dalam rangka membentuk ketahanan lumbung pangan, khususnya untuk komoditas terdampak inflasi.
"Dengan bahu menbahu, kita mampu menangani inflasi dan membentuk ketahanan pangan hingga pada tingkat desa. Sehingga, dapat menjadi daerah mandiri pangan," anjurnya.
--page
Gubernur melanjutkan, sebagaimana penuturan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman saat kunjungan kerjanya ke Kota Palangka Raya, akan membuka 500.000 hektare lahan sawah pada awal 2024.
"Daerah prioritasnya termasuk kita Kalimantan Tengah. Ini kabar baik, kita bisa menjadi penyangga pangan nasional. Untuk itu, perlu kerja sama kita semua untuk menyukseskannya," tandasnya. (MARINI/Y)









