PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro menyampaikan Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Provinsi Kalimantan Tengah Desember 2023 dalam rilis Berita Resmi Statistik pada Kamis, 1 Februari 2024.

"Ekspor Kalimantan Tengah pada Desember 2023 senilai US$551,17 juta, naik 54,26 persen dibanding November 2023," kata Eko yang menyampaikan rilis bersama Sekda Provinsi Kalteng, H Nuryakin.

Sementara impor Kalimantan Tengah pada Desember 2023, lanjutnya, senilai US$4,76 juta, turun 44,91 persen dibanding November 2023.

"Nilai ekspor Kalimantan Tengah pada Desember 2023 mencapai US$551,17 juta atau naik 54,26 persen dibanding November 2023, dan naik 12,87 persen dibanding Desember 2022," jelas Eko.

Selain itu, batu bara, minyak kelapa sawit, bijih zirconium, niobium, dan tantalum, kayu lapis dan bahan mineral lainnya merupakan komoditas utama ekspor Kalimantan Tengah selama Desember 2023.

--page

"Tiongkok, Jepang, dan India menjadi negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah selama Desember 2023," bebernya lagi.

Secara kumulatif, lanjut Eko, nilai ekspor Kalimantan Tengah turun sebesar 14,37 persen, dari US$5.829,59 juta pada Januari-Desember 2022 menjadi US$4.992,10 juta pada Januari-Desember 2023.

"Nilai impor Kalimantan Tengah selama Desember 2023 mencapai US$4,76 juta, turun 44,91 persen dibanding November 2023, tetapi naik 25,59 persen dibanding Desember 2022," jelasnya.

Aspal bitumen, pupuk, dan katalisator menurut Eko, merupakan komoditas utama impor Kalimantan Tengah selama Desember 2023.

"Singapura, Fed. Russia, dan Jerman merupakan negara utama asal impor Kalimantan Tengah selama Desember 2023," katanya lagi.

Neraca perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah pada Desember 2023 disebut Eko mengalami surplus sebesar US$546,41 juta. (TESTI PRISCILLA/Y)