BORNEONEWS, Buntok - Sebanyak 10 orang tim penilai lomba kebersihan lingkungan tingkat RT, sekolah dan tingkat desa mulai melakukan penilaian, Kamis (12/5/2016).
Ke-10 anggota tim penilai dari berbagai kalangan, seperti dari Universitas Palangkaraya (Unpar), BLH Provinsi Kalteng, LSM dan wartawan itu dilepas oleh Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Katingan Hap Baperdo, di halaman kantor setempat.
Menurut Kepala BLH Katingan Hap Baperdo, tim penilai akan lebih dulu melakukan penilaian di sejumlah desa di wilayah utara/hulu, seperti di Kecamatan Katingan Hulu, Marikit, Petak Malai, dan Sanaman Mantikei.
Kemudian Kecamatan Katingan Tengah, Pulau Malan dan wilayah Kecamatan Tewang Sanggalang Garing (TSG).
Kepada tim penilai lomba kebersihan lingkungan itu, Hap Baperdo berpesan agar mereka melakukan penilaian secara obyektif.
"Pesan saya tim penilai lomba kebersihan ini independen. Artinya mereka bosan melakukan penilaian obyektif sesuai keadaan yang mereka lihat selama proses penilaian, sehingga hasilnya nanti betul-betul bisa dipertanggungjawabkan," harap Hap Baperdo.
Hap mengaku pemerintah daerah melalui BLH Kabupaten Katingan telah menyediakan dana Rp300 juta lebih sebagai hadiah bagi desa, sekolah maupun RT yang ditetapkan menjadi yang terbaik oleh tim independen ini.
"Lomba kebersihan limgkungan yang diadakan oleh kabupaten sejauh ini sudah sebanyak tiga kali termasuk yang tahun ini," katanya.
Dari hasil pantauan pihaknya, selama ada lomba kebersihan lingkungan ini, masing-masing RT, sekolah maupun desa sudah ada perubahan untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
"Memang tidak mudah menyadarkan masyarakat terkait kebersihan lingkungan ini. Dan dampak dari diadakannya lomba kebersihan ini cukup menggembirakan, sebab sejak dua tahun terakhir baik linglkungan RT, sekolah dan desa mereka terlihat giat untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing," katanya.
Dampak lain, sebut Hap Baperdo ada sejumlah kabupaten lain di Kalteng yang ingin belajar ke Pemkab Karingan terkait teknis lomba kebersihan linglungan ini.
"Contohnya Kabupaten Murung Raya yang kemarin ada komunikasi dengan staf kita, katanya ingin belajar mengenai lomba kebersihan itu untuk diterapkan di sana," tutup Hap Baperdo. (ABDUL GOFUR/m)
10 Tim Independen Mulai Nilai Kebersihan Lingkungan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Komentar (0)
Memuat komentar…

