BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebuah pohon di Pelabuhan Rambang mengeluarkan api pada Sabtu sore, 3 Februari 2024. Pohon tersebut merupakan pohon yang sudah berusia tua tumbuh di area tersebut dan menjadi saksi sejarah perkembangan pelabuhan.
Salah satu warga setempat, Agus, mengatakan bahwa pohon itu sudah ada sejak ia masih kecil dan pohon tersebut memang sudah kondisi besar menjulang tinggi. Di mana saat ini untuk usia Agus sendri sudah menginjak usia 54 tahun.
“Kalau dihitung-hitung, usianya puluhan tahun lah, seusia dengan adanya pemukiman di sini,” ujarnya, Minggu, 4 Februari 2024.
Meskipun pohon tua, kondisi pohon tetap kokoh dan kuat. Pohon tersebut tidak pernah dipangkas dari dahulu. Bahkan, ada beberapa orang yang bilang pohon tersebut cukup angker karena usianya yang tua.
Menurut Agus pihak pelabuhan juga sering mengimbau kepada pengunjung dan warga sekitar untuk lebih berhati-hati dalam membuang sampah, terutama yang mudah terbakar. Selain itu, mereka juga diminta untuk menghormati pohon tua tersebut sebagai bagian saksi dari pembangunan pelabuhan.
--page
“Ada yang bilang kalau pohon itu angker makanya dari saya kecil dahulu tidak ada yang berani memangkas dahan atau ranting pohon tersebut, ada juga yang sekedar medekat saja takur” pungkasnya. (PATHUR/j)









