TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Petani di Desa Kupang Baru Kabupaten Barito Timur bisa meraih hasil hasil penjualan sebesar Rp39,42 juta dari setiap hektare hasil panen jagung pakan yang dikembangkan.

Nilai penjualan itu terungkap setelah Balai Penyuluhan Pertanian atau BPP Kecamatan Paku melakukan pengubinan jagung pada Kelompok Tani Jandrah di Desa Kupang Baru, Senin, 5 Februari 2024. Diketahui, pengubinan merupakan metode cepat memprediksi jumlah produksi jagung melalui penentuan sampel, pengukuran dan penimbangan.

"Dari pengubinan diperoleh hasil 10,95 ton pipilan basah per hektare," ungkap Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kupang Baru Anto Rahatiano usai melakukan pengubinan.

Jagung pipilan basah tadi, jika dikeringkan maka beratnya akan menyusut menjadi 6,57 ton dan dijual di tingkat petani dengan harga Rp6.000 per kilogram. Artinya dengan hasil panen 6,57 ton jagung pipilan kering petani dapat menikmati hasil penjualan sebesar Rp39,42 juta.

"Hasilnya lumayan sekalipun petani sempat terkendala dalam budidaya seperti serangan hama ulat grayak maupun pemupukan yang perlu ditingkatkan," ujar Anto.

Dia mengaku ke depan akan terus meningkatkan pendampingan kepada petani khususnya dalam hal budidaya jagung sehingga dapat meningkatkan luas tanam maupun produksi.

"Masih sedikit yang benar-benar mau budidaya jagung pakan ini padahal potensi pasarnya bagus dan jelas. Saat ini total luas tanam jagung di Desa Kupang Baru hanya 5 hektare," katanya.

Varietas jagung yang dikembangkan pada Kelompok Tani Jandrah yaitu NK 212, Varietas jagung ini memiliki keunggulan umur panen relatif cepat, mampu beradaptasi di berbagai kondisi lahan.

--page

Karena itu Koordinator BPP Paku Hariani mengatakan, budidaya jagung pakan sangat potensial untuk ditekuni sebab permintaan pasarnya tinggi sehingga petani tidak kesulitan menjual hasil panen. 

Di Kecamatan Paku sendiri luas tanam jagung pada musim tanam Oktober-Maret kali ini mencapai 70 hektare yang tersebar di beberapa desa.

"Peluangnya sangat bagus, hasil panen jagung mudah dijual ke pengepul atau pengusaha peternak ayam petelur yang ada di Kecamatan Paku," ujarnya. (BOLE MALO/R)