SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Siswi salah satu SMA di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi korban begal payudara di Jalan Pemuda, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim.

Paman korban menjelaskan bahwa saat itu korban yang baru pulang dari sekolahnya melintas di jalan tersebut. Lalu pada saat berhenti di lampu merah tiba-tiba ada dua orang pelaku berboncengan menggunakan sepada motor berhenti di samping korban.

"Kondisi lampu merah itu ramai jadi keponakan saya ini juga tidak mencurigai pelaku. Tiba-tiba pelaku langsung memegang area tubuh keponakan saya dan langsung kabur," Kata paman korban, Selasa, 6 Februari 2024..

Korban yang saat itu kaget dan berteriak, beberapa warga juga sempat mengejar pelaku. Namun kedua pelaku kabur dengan kecepatan tinggi hingga tidak bisa dikejar oleh warga.

"Tetapi ada warga yang mengenal plat nomor kendaraan pelaku. Kami akan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian," Ungkap paman korban.

Akibat kejadian tersebut korban hingga saat ini mengalami trauma. Hal tersebut membuat keluarga korban tidak terima dan hendak melaporkan pelaku juga mencari keberadaan pelaku.

--page

"Kami akan mencari sampai ketemu orangnya, tidak hanya kami minta hukum positif, tetapi ini juga melanggar hukum adat. Kami juga berencana akan melakukan sanksi adat," Pungkasnya. (BUDDI RAHMAT H/R)