BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebanyak 12 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas telah menerima sesi konseling rehabilitasi narkoba yang difokuskan pada pengkajian Quality of Life (WHOOoL) dan Kesiapan Berubah. Kegiatan konseling tersebut dilakukan di area selasar klinik rutan.
Dalam sesi konseling ini, dr. Diana selaku konselor dari poli rehab adiksi RSUD dr. H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas memaparkan bahwa pengukuran Quality of Life dan kesiapan berubah menjadi aspek penting dalam proses rehabilitasi pasien narkoba.
"Kami berfokus pada upaya untuk memahami secara holistik kondisi psikologis dan kesediaan para WBP untuk melakukan perubahan positif dalam kehidupan mereka," katanya, Rabu, 7 Februari 2024.
Menanggapi kegiatan konseling tersebut, Patrycia selaku petugas klinik rutan menyatakan bahwa upaya konseling rehabilitasi ini sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan holistik bagi para WBP.
"Melalui program-program konseling seperti ini, kami berharap para WBP dapat merasakan perubahan positif dalam pola pikir dan perilaku mereka, serta siap untuk memasuki kehidupan yang lebih baik setelah menjalani proses rehabilitasi," ujarnya.
Para WBP yang mengikuti konseling tersebut juga memberikan respons positif terhadap upaya konseling rehabilitasi yang difokuskan pada pengkajian WHOOoL dan Kesiapan Berubah.
Mereka menyatakan bahwa konseling tersebut memberikan wawasan yang berharga tentang pentingnya meningkatkan kualitas hidup serta siap untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik.
--page
"Dengan adanya kegiatan konseling rehabilitasi yang difokuskan pada pengkajian WHOOoL dan kesiapan berubah, diharapkan para WBP di Rutan Kapuas dapat mengalami perubahan positif secara holistik dan memperoleh manfaat yang signifikan dalam mendukung proses rehabilitasi mereka," tandasnya. (DODI/R)









