BORNEONEWS, Muara Teweh – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama guru penggerak angkatan 3 dan angkatan 8, di aula Dinas Pendidikan setempat.
Guru penggerak adalah guru yang mendorong tumbuh kembang murid tidak hanya di kelasnya sendiri, tetapi juga kelas lain untuk menumbuhkan kemampuan siswa secara holistik.
Guru Penggerak juga guru yang berani keluar dari kurikulum demi melihat standar enam Profil Pelajar Pancasila. Pengawas dan Kepala Sekolah adalah mitra strategis Guru Penggerak dalam mengupayakan terjadinya transformasi Pendidikan di sekolah dan wilayahnya masing-masing
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin A Surapati, Rabu 7 Februari 2024 mengatakan rakor yang dilaksanakan dalam rangka menggali dan mengetahui mengenai kendala, tantangan dan hambatan yang dihadapi di tempat tugasnya.
“Dalam rakor duru penggerak angkatan 3 dan angkatan 8, para guru meminta saran apa saja yang mereka harapkan kepada Dinas Pendidikan Barito Utara,” kata Syahmiludin A Surapati.
Sehingga mereka (guru penggerak-red) dapat membuat sebuah kebijakan maupun program yang bisa mendukung status mereka sebagai guru penggerak yang diharapkan menjadi motor penggerak dan agen perubahan untuk memajukan kualitas pendidikan di satuan pendidikan mereka masing-masing.(RAMADHANI/R)









