PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejak akhir tahun lalu penyakit LSD atau atau cacar sapi/kerbau kembali menyerang peternakan sapi di Kota Palangka Raya.

"Menjelang akhir tahun kemarin itu komplit, ya LSD pada sapi, ya ASF pada babi menyerang semua," kata Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono pada Rabu, 7 Februari 2024.

Eko menjelaskan serangan penyakit pada ternak ini menimbulkan kerugian yang besar bagi peternak Kita Palangka Raya.

"Baru mulai dari 2 bulan lalu kalau yang LSD ini, kalau LSD dari Desember sedangkan ASF dari bulan November sudah mulai outbreak lagi," jelasnya lagi.

Eko menjelaskan bahwa penyebaran penyakit ini mengakibatkan kerugian ekonomi bagi peternak.

"Kerugian ini harus ditanggung peternak lantaran memang ternak yang mati itu merupakan ternak yang belum tervaksin sehingga sangat mudah terserang penyakit," tuturnya.(TESTI PRISCILLA/R)