PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono mengatakan sebanyak 8 ekor sapi sudah terjangkit LSD atau cacar sapi/kerbau sejak Desember 2024.

"Baru mulai dari 2 bulan lalu kasus LSD ini ada lagi bahkan LSD sampai bulan Desember kemarin sudah ada 7 kasus," kata drh Eko kepada Borneonews pada Rabu, 7 Februari 2024.

Dirinya merincikan pada November 2023 ada 1 ekor sapi Limosin yang terjangkit LSD. "Kemudian pada Desember 2023 ada 2 ekor sapi limosin dan 4 ekor sapi bali," tutur Eko lagi.

Beruntung pada Januari menurutnya tidak ada kasus LSD yang terdeteksi sehingga pihaknya mengira sebaran penyakit ini sudah selesai tetapi ternyata di awal Februari ini muncul lagi.

"Januari 2024 tidak ada kasus tetapi ternyata Februari 2024 sampai hari ini, 7 Februari 2024 ada 1 kasus sapi bali," terangnya.(TESTI PRISCILLA/R)