PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya telah menangani lima titik pohon tumbang yang terjadi dalam seminggu terakhir. Pohon tumbang tersebut disebabkan oleh hujan yang disertai angin kencang yang melanda Palangka Raya.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya Hendrikus Satriya Budi mengatakan, pihaknya telah melakukan pemangkasan dan pembersihan pohon tumbang di lima titik, yaitu Jalan Imam Bonjol, Jalan Rajawali, Jalan Raying Suring, Jalan Soekarno dan Jalan G Obos VI. Jenis pohon yang tumbang rata-rata adalah pohon akasia.

“Kami sudah menangani pohon tumbang di lima titik tersebut. Kami melakukan pemangkasan dan pembersihan agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait seperti PLN dan PDAM untuk memastikan tidak ada gangguan jaringan listrik dan air,” ujar Hendrikus, Kamis, 8 Februari 2024.

Hendrikus menambahkan, pohon tumbang yang terjadi akibat hujan dan angin kencang merupakan fenomena alam yang sulit diprediksi. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama di dekat pohon-pohon besar.

“Kami berharap tidak ada lagi pohon tumbang yang terjadi di kota ini. Namun, jika ada, kami siap menangani dengan cepat dan profesional. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan penebangan liar yang dapat merusak keseimbangan ekosistem,” tutur Hendrikus.

--page

Hendrikus mengapresiasi masyarakat yang telah membantu pihaknya dalam penanganan pohon tumbang.

Ia mengatakan, tidak ada kerugian materiil dan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ia berharap, kejadian ini tidak mengurangi semangat masyarakat untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantu kami dalam penanganan pohon tumbang. Ini menunjukkan bahwa kita semua peduli dengan lingkungan dan saling tolong menolong,” pungkasnya. (PATHUR/j)