PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya Khemal Nasery meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk gerak cepat dalam menangani penyebaran penyakit LSD atau cacar sapi atau kerbau yang terjadi di wilayahnya. Menurutnya, penyakit ini dapat menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak sapi.

“Kami minta Pemko Palangka Raya segera melakukan langkah-langkah preventif dan kuratif untuk mengatasi masalah ini. Jangan sampai penyakit ini menyebar luas dan merugikan peternak sapi di kota kita,” ujar Khemal Nasery, Kamis, 8 Februari 2024.

Khemal Nasery mengatakan bahwa Komisi B DPRD Palangka Raya akan terus mengawasi dan mendukung upaya Pemko Palangka Raya dalam menanggulangi cacar sapi.

Ia juga meminta agar Pemko Palangka Raya memberikan bantuan kepada peternak sapi yang terdampak penyakit ini, baik berupa vaksin, obat, maupun kompensasi.

Legislator asal Golongan Karya (Golkar) ini berharap, Pemko tidak abai terhadap nasib peternak sapi di Palangka Raya. Menurutnya mereka adalah salah satu pilar perekonomian yang harus dijaga dan bantu. 

--page

"Kami juga minta agar Pemko Palangka Raya berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Kesehatan, Puskeswan, dan Balai Karantina Hewan, untuk mengendalikan dan mencegah penularan penyakit ini,” tegasnya. (PATHUR/Y)