BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta usulan nama dari suara masyarakat untuk dijadikan sebagai nama pada Bundaran Besar Kota Palangka Raya.
Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, telah merilis rangkuman usulan nama yang populer berdasarkan pantauan di media sosial, Kamis, 8 Februari 2024.
"Bundaran besar ini cari namanya, silakan di Facebook, Instagram, media sosial, kalian (masyarakat) berikan nama, bermacam-macam nanti saya terima, saya rapatkan dengan Pak Wagub, saya tidak boleh serta merta meletakkan nama Bundaran Besar. Tapi saya minta masukkan dari seluruh masyarakat Kalteng," kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.
Berdasarkan rangkuman yang dilakukan Diskominfosantik Kalteng, sementara ini ada sebanyak tujuh nama yang banyak diusulkan masyarakat melalui media sosial.
Tujuh nama tersebut, meliputi Bundaran Talawang, Bundaran Isen Mulang, Bundaran Besar Isen Mulang, Bundaran Central Borneo Tower, Bundaran Besar, Bundaran Talawang Borneo, serta Bundaran Tjilik Riwut.
--page
Sementara itu berbagai nama lain yang juga diusulkan masyarakat antara lain BI (Bundaran Itah), BTC (Bundaran Talawang Cantik), Buhpatur (Bundaran Hai Palampang Tarung), Bunbes Itah, Bunbes Talawang Karya Harati, Bundaran Bahalap, Bundaran Bahanyi, hingga Bundaran Batang Garing.
Ada pula yang mengusulkan nama Bundaran Berkah, Bundaran Besar Palangkaraya (Busaraya), Bundaran Besar Palangkaraya Metropolitan (BPM), Bundaran Besar Talawang, Bundaran Bumi Pancasila, Bundaran Bumi Tambun Bungai, Bundaran Eka Tingang Nganderang, Bundaran Enggang Talawang, serta lainnya.
Berdasarkan rangkuman Diskominfosantik terkait usulan nama Bundaran Besar yang disampaikan masyarakat tersebut jumlahnya mencapai hingga 64 usulan.
Diskominfosantik menyampaikan seiring dengan renovasi Bundaran Besar Palangka Raya yang hampir rampung, gaung untuk menentukan nama baru kian menggema. Oleh karenanya masyarakat diajak berpartisipasi aktif dalam memberikan usulan nama melalui berbagai platform media sosial.
ANTARA









