PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gas elpiji ukuran 5,5 Kg mengalami penurunan harga pada Jumat, 9 Februari 2024 ini. Dari yang semula Rp110.000 per tabung, menjadi Rp105.000 per tabung gas.

"Harganya Rp105.000, memang turun dari agennya jadi kita turunkan juga. Biasanya kita jual Rp110.000 per Kg," kata Luki, pedagang sembako di kawasan Tingang, Kota Palangka Raya.

Penurunan harga ini menurutnya sudah terjadi sejak pengantaran terakhir tabung gas dari agen sepekan yang lalu.

"Dari awal Februari sudah turun harganya, cuma yang gas 3 Kg tetap Rp35.000 harganya. Kurang tau juga kenapa harganya bisa turun," bebernya lagi.

Sementara sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro mengatakan bahwa komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi m-to-m pada Januari 2024, katanya, antara lain daging ayam ras, tomat, ikan gabus, bawang merah, ikan patin, terong, ikan nila, bawang putih, gula pasir, ikan baung, udang basah, Sigaret Kretek Mesin (SKM), wortel, Sigaret Kretek Tangan (SKT), ikan asin sepat, ikan saluang, rempela hati ayam, daun katuk, bakso siap santap dan emas perhiasan.

--page

"Sedangkan komoditas yang memberikan andil atau sumbangan deflasi m-to-m, antara lain cabai rawit, ikan peda, ikan papuyu, kangkung, ikan selar/tude, cabai merah, beras, jagung manis, daun singkong, buncis, ikan layang/ikan benggol, minyak goreng, buah naga, ketimun, pengharum cucian/pelembut pakaian, masker, angkutan udara, bensin, solar, dan buku tulis bergaris," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)