BORNEONEWS, Palangka Raya - Secara kumulatif, Januari-Desember 2023, ekspor Kalimantan Tengah didominasi oleh komoditas bahan bakar mineral.
"Ekspor Kalteng selama 2023 didominasi oleh komoditas bahan bakar mineral berupa batu bara dan lignit senilai US$3.815,53 juta atau 76,43 persen dari total nilai ekspor," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Selasa, 13 Februari 2024.
Kelompok lemak dan minyak hewani/nabati dan kelompok bijih, kerak dan abu logam memberikan kontribusi masing-masing sebesar 11,69 persen atau US$ 583,71 juta dan 3,48 persen atau US$ 173,95 juta.
"Jika dilihat perkembangannya, total ekspor secara kumulatif mengalami penurunan sebesar 14,37 persen, dari US$ 5.829,59 juta pada Januari-Desember 2022 menjadi US$4.992,10 juta pada Januari-Desember 2023," jelasnya.
Nilai ekspor Kalimantan Tengah pada Desember 2023 dijelaskan Eko mencapai US$551,17 juta atau naik 54,26 persen dibanding November 2023, dan naik 12,87 persen dibanding Desember 2022.
--page
"Batu bara, minyak kelapa sawit, bijih zirconium, niobium, dan tantalum, kayu lapis dan bahan mineral lainnya merupakan komoditas utama ekspor Kalimantan Tengah selama Desember 2023," jelasnya.(TESTI PRISCILLA/r)









