PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tepatnya pada bulan Maret 2024 mendatang umat muslim di seluruh dunia termasuk Indonesia dan Kalteng khususnya akan menyambut bulan suci Ramadan 1445 Hijriah.

Menjelang bulan Ramadan ini indentik dengan terjadinya lonjakan harga bahan pokok (bapok) kebutuhan masyarakat, sehingga Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid meminta pemda supaya dapat mengantisipasi lonjakan tersebut.

"Ini sebenarnya permasalahan klasik yang sering terjadi ketika menyambut hari besar keagamaan. Jadi, harus ada upaya antisipasi dari pemda baik provinsi, kabupaten dan kota," ucapnya, Selasa, 13 Februari 2024.

Rasyid mengatakan, antisipasi perlu dilakukan semenjak dini yakni dari sekarang, sehingga kenaikan harga dapat ditekan dengan maksimal. Sebab, kenaikan harga bapok ini jika terjadi akan mengakibatkan inflasi.

Ada sejumlah cara yang dilakukan pemda dalam upaya mengantisipasi kenaikan harga ini, misalnya terjun langsung ke lapangan untuk memantau ketersediaan stok pangan dan harga-harga di pasaran.

"Begitu juga dengan upaya menekan kenaikan harga itu perlu dilakukan dengan mengelar operasi pasar murah atau penyeimbang. Kita berharap kenaikan bapok tidak terjadi begitu signifikan," tukasnya. (DONNY D/R)