BORNEONEWS, Banjarmasin – Barito Putera menargetkan kemenangan ketika melawan tim asal Kota Gresik, Gresik United dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Minggu sore 15 Mei 2016.
Pelatih Barito Putera, Mundari Karya, ingin melanjutkan hasil positif usai meraup satu poin di ndang Mitra Kukar, Senin (9/5) lalu. Mundari berharap, hasil seri itu bisa menyuntik motivasi anak asuhnya saat bentrok melawan Gresik United.
Mundari mengakui bakal mendapat perlawanan sengit menghadapi agresifitas permainan Gresik United. Ia berkaca dari sukses Gresik United mendulang empat poin pada dua pertandingan awal kompetisi TSC.
“Empat poin dalam dua pertandingan itu patut diwaspadai. Saya ingin pemain saat bertahan kompak, tapi saat menyerang harus kreatif,” kata Mundari Karya saat jumpa pers di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (14/5/2016).
Berlaga di TSC 2016, skuat Barito Putera mengandalkan materi pemain muda. Menghadapi Gresik United, Mundari menginstruksikan pemain lebih kreatif membangun serangan ke jantung pertahanan lawan. Mundari pun akan memperkuat lini pertahanan untuk meredam serangan Gresik United.
“Tentu butuh keberanian pelatih menawarkan pemain-pemain muda. Kalau masalah hasil itu milik Allah, yang penting harus sportif,” ujar Mundari.
Mundari berharap anak asuhnya tidak mengulangi kesalahan saat laga kandang pertama melawan Surabaya United. Saat itu, Barito dilumat oleh Surabaya United dengan skor 1-2. Saat ini, Barito Putera mengisi peringkat 15 klasemen sementara TSC 2016 dengan mengemas 1 poin, hasil dari sekali seri dan sekali kalah. Adapun Gresik United di posisi ketiga dengan torehan 4 poin, hasil dari sekali menang dan sekali seri.
Di lain pihak, pelatih Gresik United, Liestiadi, menggap materi skuat Barito Putera lebih merata ketimbang sebelumnya. Dari dua kali pertandingan Barito Putera, Liestiadi telah mengantongi 70 persen gaya permainan Barito. Sayangnya, Liestiadi batal membawa stopper Sasa Zecevic karena cidera, dan masih mengevaluasi kondisi stiker Emile Mbamba.
Dia meyakini bisa mencuri satu poin dari Stadion 17 Mei Banjarmasin. Namun Liestiadi enggan membuka gamblang taktik untuk meredam permainan Barito Putera. “Kami tetap ingin mencuri minimal satu poin. Satu poin saja sudah senang, menang beruntung. Kami datang tidak jalan-jalan, tapi meraih poin,” ujar Liestiadi. (CR-2/m)








