BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Salah satu TPS di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggunakan pakaian seragam sekolah anak SMA di pelaksanaan hari pemilihan umum pada Rabu, 14 Februari 2024.
Tepatnya di TPS 2 Sidorejo di SMPS Katolik Santa Maria, di mana semua anggota KPPS tersebut memakai konsep menjadi pelajar dengan mengenakan seragam sekolah serta menyelipkan cokelat di saku seragam masing-masing.
"Baru pertama ini kita memakai konsep seragam sekolah, karena kita semua pada kerja semua jadi ini untuk mengingat masa sekolah kita dulu, memori masa lalu," ungkap Ketua KPPS TPS 2 Sidorejo, Akel Arian Tupan.
Lebih lanjut, dia menyampaikan, bahwa alasan mereka memakai pakaian seragam sekolah juga sekaligus memenuhi syarat untuk mendapatkan penghargaan bagi KPPS yang kompak dan kreatif oleh KPU Kobar.
Di tempat yang terpisah, Ketua KPU Kobar, Chaidir mengatakan memang benar, bahwa setiap KPPS yang unik dan solid terutama di Bumi Marunting Bati Aji akan mendapatkan penghargaan apresiasi.
--page

"Baik mba, nanti kita apresiasi dan diberikan penghargaan bagi KPPS yg kreatif dan inovatif," katanya.
Kemudian, disebutkan Akel Arian Tupan menyampaikan, bahwa di TPS 2 Sidorejo memiliki sebanyak 267 Daftar Pemilih Tetap (DPT), ada 3 tambahan Daftar Pemilih Khusus (DPK), serta 18 tahanan Polres Kobar ikut di TPS 2 Sidorejo.
Ia berharap dengan menggunakan konsep seragam sekolah, sekaligus mengajak para pemilih pemula yang mendapatkan TPS 2 tersebut untuk memberikan suaranya dan tidak melakukan tindakan golput pada Pemilu 2024 ini. (NURITA/j)









